Kategori: Resister School

Transformasi Filosofis Gerakan Lingkungan

  Maryam Jameelah Al-Yasmin   Abad 20 menjadi sebuah momentum besar bagi beberapa gerakan pembebasan. Di antara berada dalam ranah diskursus lingkungan. Hingga sebuah klimaks akan katarsis panjang terjadi di akhir abad ini. Mulai terjadi pergeseran asumsi filosofis pada gerakan gerakan lingkungan di belahan dunia. Para environtmentalis di masa awal di anggap masih terlalu eksploitatif […]

 

Maryam Jameelah Al-Yasmin

 

Abad 20 menjadi sebuah momentum besar bagi beberapa gerakan pembebasan. Di antara berada dalam ranah diskursus lingkungan. Hingga sebuah klimaks akan katarsis panjang terjadi di akhir abad ini. Mulai terjadi pergeseran asumsi filosofis pada gerakan gerakan lingkungan di belahan dunia. Para environtmentalis di masa awal di anggap masih terlalu eksploitatif dalam memandang Alam. Alam masih di anggap sebagai sebuah ‘objek’ yang berhak atas perbaikan dan moral status dari manusia. Sehingga status moral menjadi sebuah diskursus yang antroposentris dan miskin dialog. Hal tersebut memicu munculnya kritik tajam dari para environtmentalis hari ini.  Environtmentalis pada dekade awal di anggap masih belum secara utuh menganggap Alam sebagai ‘subjek’ lain di luar diri manusia. Pemikir lingkungan di fase awal masih berkutat dengan kepentingan kepentingan manusia. (lebih…)

Continue Reading Share